PENGARUH PENGELOLAAN FAKTOR INTERNAL USAHATANI TERHADAP PRODUKSI KOPI DI PROVINSI LAMPUNG

Robet Asnawi, Ratna Wilis Arief

Abstract


Coffee is a leading export commodity in Lampung Province. The main problem in coffee farming is low productivity and low farmers income. Coffee plant productivity has tended to decline in the last 3 years. Coffee productivity in West Lampung Regency was recorded at 1.205 kg/ha in 2016, down to 961 kg/ha in 2018, and coffee productivity in Tanggamus Regency in 580 kg/ha in 2016 down to 457 kg/ha in 2018. The use of organic fertilizer relatively low at 33,3% in West Lampung Regency and 30,2% in Tanggamus Regency. Polatanam which is commonly done by coffee farmers in Lampung Province is mixed cropping of 84.12% and coffee monoculture only 15,88%. Factors that influence of coffee production in Lampung were land area, the use of organic fertilizer, the use of top-grafted seedlings, farmers income, and age of coffee plants.

Keywords


internal, production, coffee

Full Text:

PDF

References


BPS Provinsi Lampung. 2018. Provinsi Lampung Dalam Angka 2018. Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

Hutasoit, M.F., F.E. Prasmatiwi, dan A. Suryani. 2019. Pendapatan dan Tingkat

Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Kopi di Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus. JIIA 7(3): 346-353.

Indriyati, L., S. Sabiham, L.K. Darusman, R. Situmorang, Sudarsono, dan W.R. Sisworo. 2007. Transformasi nitrogen dalam tanah tergenang: Aplikasi jerami padi dan kompos jerami, pengaruhnya terhadap serapan nitrogen dan aktivitas penambatan N2 di perakaran padi. Jurnal Tanah dan Iklim (26): 63-70

Muzdalifah. 2011. Analisis produksi dan efisiensi usahatani padi di Kabupaten Banjar. Jurnal Agribisnis Perdesaan 1(4): 27-32.

Okpratiwi. S., Haryono. D., dan Adawiyah, R. 2017. Pendapatan dan tingkat kemiskinan rumah tangga petani kakao di Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. JIIA 6 (1) : 8283. http://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JIA /article/view/2491. [1 April 2020].

Pratiwi, R. R. 2016. Hambatan dan Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Dalam Upaya Peningkatan Produksi di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. Universitas Negeri Semarang.

Wahyu, E dan A. Suwandari. 2008. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan dan Prospek Usahatani Kopi Rakyat di Desa Sumberbulus Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. JSEP, 6(3), 43–52.

Rafflesia, U. 2018. Analisis Sensitivitas Produksi Kopi Sambung. PRISMA,

Prosiding Seminar Nasional Matematika. P840-846. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma

Sahara, D dan Idris. 2007. Kajian struktur biaya dan alokasi curahan tenaga kerja pada sistem usahatani padi sawah (Study kasus di Kabupaten Konawe). Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 10 (2): 136-147.

Siswono, W.R. 2006. Swasembada pangan dan pertanian berkelanjutan,

tantangan abad XXI. Pendekatan ilmu tanah, tanaman, dan pemanfaatan IPTEK nuklir. BATAN, Jakarta.

Sudana, W dan K. Subagyono. 2012. Kajian faktor-faktor penentu adopsi inovasi

pengelolaan tanaman terpadu padi melalui sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 15 (2): 94-106.

Suhendra, D., M. Nurung, dan Reswita. 2012. Analisis Pendapatan Usahatani Pada

Kopi Tradisional dan Kopi Sambung di Desa Lubuk Kembang, Kec. Curup Utara, Kab. Rejang LebonG. AGRISEP 11(1): 61-68.

Sutanto, R. 2002. Pertanian organik. Kanisius, Yogyakarta. 218 p.

Suwandari, A dan Soetrisno. 2010. Analisis Kebijakan Kopi Robusta Dalam Upaya Meningkatkan Daya Saing dan Penguatan Revitalisasi Perkebunan. J-SEP Vol, 4(3): 60–76.




DOI: http://dx.doi.org/10.37694/jwp.v16i1.54

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Dharma Wacana Metro
Jl. Kenanga No. 3 Mulyojati 16C Kota Metro,
Telp. 0725-41089, Fax. 0725-41089
E-mail: jwp@stiperdharmawacana.ac.id